"Sobat MuhyuJasri yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI...TULISKAN KOMENTAR SOBAT sebagai bukti telah berkunjung ke blog ini, mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya......"... ^_^

Minggu, 24 Februari 2013

Rasa Menderu Yang Berujung


Oleh  : Muhammad Yusrizal

Air matanya meleleh semakin deras
Tersedu-sedu dalam kesedihan mendalam
Meninggalkan bekas yang mengering
Seperti anak sungai dari ketinggian
Hanya terlihat parit membelah daratan
Seakan dangkal untuk dicapai ke seberang
Mencoba mengarungi menjejakkan kaki
Namun sejurus kaki menginjak air
Tenggelam ke ubun-ubun tanpa tersisa

Ibarat rintik-rintik hujan yang awalnya renyai
Seketika menjadi lebat mengguyur tanah dan rumput
Jatuh dari parit-parit atap yang bergelombang
Meninggalkan bekas lubang yang berjejer rapi
Penuh terisi yang akhirnya meresap dalam pori-pori tanah


Ibarat gunung yang melelehkan lahar panas
Berasap seperti air hangat yang baru saja mendidih
Meleleh muntah menyusuri kaki gunung
Membakar setiap yang dilewati tanpa kira
Akar-akar tunjang yang begitu kokoh terlihat
Seketika tercabut dari pertapaan mengikat tanah
Lenyap diseret arus untuk berpindah

Seketika air matanya berhenti meleleh
Seketika rintik hujan berhenti mengguyur
Seketika lahar panas berhenti menyeret
Bekas tetesan yang mengering cukup menjadi bukti
Kedua kantong di selaput matanya telah kosong
Bekas guyuran hujan yang membuat genangan
Menjadi bukti bahwa ia telah reda
Bekas lahar panas yang membeku telah menjadi saksi
Menjadi dingin dan baja yang menyuburkan bagi tumbuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar