"Sobat MuhyuJasri yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI...TULISKAN KOMENTAR SOBAT sebagai bukti telah berkunjung ke blog ini, mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya......"... ^_^

Jumat, 15 Februari 2013

Laut Nan Tak Bertepi


Oleh  : Muhammad Yusrizal

Nyiur  itu terus menari mengepakkan tangannya
Melambai-lambai dari bibir pantai yang permai
Menyambut anak nelayan nun jauh ditengah hamparan laut
Deburan ombak bersahut-sahutan menepi beriringan
Meninggalkan buih putih sebagai kenangan untuk pasir putih
Angin sepoi-sepoi menggelitik setiap batang batang nyiur  itu
Aku berlari kesana menyambut ombak
Angin mengejarku hingga menggelitik pori-pori kecilku

Oh pasir putih nan cantik
Biru air laut menambah pesona disore itu
Kelompok-kelompok kecil awan putih bergerak santai
Birunya langit tambah menyerlahkan hamparan laut
Dalam riak-riak sedang nan menggelora

Suasana pantai nan begetu menyegarkan
Bagi pikiran-pikiran serabut yang kusut
Seperti aku....
Bunyi deburan ombak, sepoi-sepoi nan menggelitik

Akan mampu meluruskan gumpalan benang-benang sarafku yang tidak lagi beraturan
Tenang, tentram, nyaman begitu merasuk jauh kedalam sanubari
Inilah dan rasakanlah terapi kedamaian yang sebenarnya

Aku pejamkan mata sejenak
Merasakan segala kenikmatan yang tiada tara
Aku tidak ingin ini berhenti sekejap terus pergi begitu saja
Teruslah, teruslah, hibur hatiku dan pikiranku
Kalian sungguh tahu isi hati dan otakku yang tengah berserabut 
Temanilah aku dan aku akan bermain bersama kalian

Gemericik.. gemericik... gemericik....
Tiba-tiba tetes hujan menimpa wajah dan tubuhku
Aku menegadahkan kepala menyambut tiap tetesan yang jatuh
Sejenak mataku ku pejamkan lagi kemudian ku buka kembali
Ku biarkan tiap tetes itu menyapu bola mataku
Tetes itu begitu pelan dan kecil namun seketika besar bila di kejar angin

Oh begitu menyenangkan batinku
Aku berlari mengejar ombak yang datang
Aku mencoba menangkapnya dan memeluknya
Dari hamparan laut yang tidak bertepi
Aku terus bermain bersama ombak, angin dan hujan yang datang beriringan
Penat dan lelahku hilang seketika itu juga
Burung-burung camar dan anak nelayan nun jauh di tengah laut
Hanya mampu tertawa memandang  tingkahku dibibir pantai
Aku ingin terus datang dan datang lagi bermain bersama ombak
Karena aku begitu  mencintai laut nan tak bertepi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar