"Sobat MuhyuJasri yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI...TULISKAN KOMENTAR SOBAT sebagai bukti telah berkunjung ke blog ini, mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya......"... ^_^
Tampilkan postingan dengan label Pantunku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantunku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Februari 2013

Pantun Cinta Bagian Ke Duabelas


Oleh  : Muhammad yusrizal

Kapal berlayar dari pulau sumatra
Ingin ke ke pulau jawa selama sepekan
Harta dan kekayaan sudahku punya
Tinggallah hatimu yang belum ku taklukkan

Membeli pakaian grosir di bukit tinggi
Uang nya kertas ditukar kan koin
Apalah gunanya harta kekayaan ku ini
Kalau hatimu masih untuk orang lain

Anak tok batin merasa marah
Diejek dan di hina tanpa sebab
Ditengah sakitku yang parah
Kaulah obat yang paling mujarab

Pantun Cinta Bagian Ke Sebelas


Oleh  : Muhammad yusrizal

Kalau tuan membeli sikat
Belikanlah saya sepotong roti
Sejak dahulu aku sudah terpikat
Ingin melamarmu menjadi istri

Mencari rotan dengan gaharu
Ditengah hutan jumpa orang berburu
Kau malu-malu memandangku
Padahal cintamu telah menusuk di jantungku

Pisang masak sudahpun ranum
Habis dimakan oleh kera
Sambil menunduk kau tersenyum
Lama-lama mengangguk juga

Pantun Cinta Bagian Ke Sepuluh


Oleh  : Muhammad yusrizal

Anak pak lurah memasang pelita
Ditengah keramaian merasa grogi
Aku mampu hidup tanpa uang dan harta
Tapi tanpa kamu aku segera mati

Kisah dahulu bernama hikayat
Ceritanya dikenang dalam ingatan
Kasihku padamu sepanjang hayat
Hinggalah nyawa memisahkan badan

Buah kuini buah pepaya
Anak nelayan membuat rakit
Kecantikanmu tiada dua
Bagaikan bidadari turun dari langit

Pantun Cinta Bagian Ke Sembilan


Oleh  : Muhammad yusrizal


Jika berbelanja di toko buku
Buku masak-memasak jangan lupakan
Jika kau melihat cinta dimataku
Kau ambillah karena untukmu ku persembahkan

Jika tuan ingin membeli permata
Jangan banyak berkata-kata
Jika aku dan kamu bertentang mata
Aku terpana dan lupa orang didekat kita

Ditengah malam sinaran bulan
Bintang-bintang kecil indah berseri
Walaupun harta tidak mampu ku berikan
Miliki hatiku seutuhnya tanpa berbagi

Sabtu, 16 Februari 2013

Pantun Tepak Tepung Tawar Acara Pernikahan


Oleh   : Muhammad Yusrizal

Sungai apit kota berseri
Negerinya indah juga bermarwah
Mari kita awali acara ini
Dengan bersama-sama membaca basmalah

Bismillahirrohma nirrohiim........

Anak pinang ditepi laman
Dibawa jauh dari pulau bintan
Duduk bersanding mempelai idaman
Kepada ibunda kami A... kami persilahkan

Ibu A merupakan ibunda dari mempelai laki-laki
.......... terima kasih kepada ibu A.....

Siak sri indrapura kota istana
Dari pekanbaru sampai ke pelalawan
Sungguh cantik dan berseri mempelai di muka
Kepada Ayahanda kami B,,,, kami persilahkan

Kamis, 07 Februari 2013

Pantun Cinta Bagian Kedelapan


Oleh  : Muhammad yusrizal


Orang yang datang kerumah adalah tamu
Janganlah lupa sajikan hidangan
Hatiku berbunga-bunga melihat senyummu
Sikapmu sopan penuh kelembutan

Bila berbicara dengan terbata-bata
Hari-hari dingin memakan bubur
Kecantikan itu bukanlah landasan cinta
Hati yang didalamlah yang jadi tolak ukur

Hari-hari yang lalu adalah kenangan
Bahagia dan derita semuanya tak sama
Sekalipun dia cantik seperti putri kayangan
Bila hati tak cinta dia tidak bisa ku terima

Pantun Cinta Bagian Ketujuh


Oleh  : Muhammad yusrizal


Peras keringat mencari harta
Pulang kerumah ditunggu tamu
Sangat berat bagiku untuk mengatakannya
Kalau aku sangat mencintaimu

Bila memancing ditepi pelabuhan
Janganlah lupa memasang umpan
Jika ku tahan niayalah badan
Jika ku sampaikan tak punya keberanian

Datuk penasehat bergelar setia amanah
Bila berbicara penuh dengan kearifan
Mencintaimu adalah anuggrah terindah
Jika terbalas olehmu adalah berkah impian

Pantun Cinta Bagian Ke Enam


Oleh  : Muhammad yusrizal


Datuk bendahara dan juga datuk penghulu
Menemani sultan ke hutan pergi berburu
Sekalipun wanita tercantik datang padaku
Aku tetap memilihmu sebagai pendamping hidupku

Bulan ramadhan umat islam berpuasa
Syawal yang belum datang selalu di nanti
Bagi orang lain kau hanyalah biasa
Tapi bagi hidupku kau tiada pengganti

Jika berjalan menggunakan kaki
Tidak akan tersandung menimpa batu
Jika suatu hari kau telah ku miliki
Seumur hidupku untuk membahagiakanmu

Pantun Cinta Bagian Ke Lima


Oleh  : Muhammad yusrizal


Jika membeli ikan di pasar
Janganlah lupa sekilo kerang
Cintaku padamu begitu besar
Tidak ada dua melainkanmu seorang

Jalinan kasih terlempar didepan mata
Didepan mata berharap pelukan
Cukuplah selama ini aku menderita
Perasaan ku tanam tak mampu ku luahkan        

Pergi rekreasi ke pulau rupat
Dari sungai apit naiklah kapal
Telah ku pilihkan waktu yang tepat
Mengungkap cinta di momen spesial

Pantun Cinta Bagian Ke Empat


Oleh  : Muhammad yusrizal


Kota beijing ibukota cina
Peradabannya tinggi sejak dahulu kala
Aku rela walau hidup sederhana
asalkan bersamamu ku selalu bahagia

Papan hitam dituliskan kapur
Kapur berwarna warnanya jingga
Dalamnya samudra bisa kau ukur
Tapi kedalaman cintaku padamu tidak terkira

Cantik menawan anak pak mantri
Banyak yang memikat nak jadikan istri
Kemanapun aku coba melangkahkan kaki
Bayang wajahmu selalu mengikuti

Pantun Cinta Bagian Ketiga


Oleh  : Muhammad yusrizal


Pergi ke pekan membeli ikan
Ikan dimasak diberi bumbu
Hanya satu hal yang ingin ku sampaikan
Kalau aku sangat menyayangimu

Indah dan menawan bentuknya berlian
Harganya mahal jika dibeli
Jangan pernah tinggalkan aku sendirian
Karena sekeping hatiku telah kau curi

Sungai apit kampung kelahiranku
Tiada pernah ku lupakan sampai ku mati
Ku ungkapkan padamu isi hatiku
Jiwa dan ragaku akan ku beri

Pantun Cinta Bagian Kedua


Oleh        : Muhammad Yusrizal

Siak sri indrapura kota istana
Menjadi sejarah budaya sejak dahulu
Cintaku hanya untukmu  tiada duanya
Hinggalah ajal menjemput nyawaku

Dari sungai apit ke rokan hulu
Sebagai oleh-oleh membawa baolu
Hanya butuh satu hari bagiku mencintaimu
Tapi butuh waktu seumur hidupku untuk melupakanmu

Negeri khayalan negeri kayangan
Kotanya indah penuh permata
Cinta slalu bermulai dari senyuman
Tetapi sering berakhir dengan air mata

Pantun Cinta Bagian Pertama


Oleh        : Muhammad Yusrizal


Jika membuat rumah di kota
Semuanya pasti indah dan bergaya
Jika cinta melanda manusia
Semua dibuat serba tak kena

Menanam mentimun dengan tomat
Tomat ditanam sebelah semangka
Menyulam cinta dengan kalimat
Hatiku terpaut tidak ku sangka

Indah sungguh pemandangan laut
Tiupan anginnya sangat terasa
Pandangan pertama sudah terpaut
Rindu berjumpa sepanjang masa