"Sobat MuhyuJasri yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI...TULISKAN KOMENTAR SOBAT sebagai bukti telah berkunjung ke blog ini, mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya......"... ^_^

Kamis, 14 Maret 2013

Awan Berkisah


Oleh  : Muhammad Yusrizal

Awan hitam nak turun hujan
Tertahan di bendungan
Gemuruh bermain perlahan
Batuk ditengah sore seakan malam
Gelap dan suram

Hujan belum juga turun
Langit menangis memikul beban
Namun awan tetap menahan santing
Tanah kering kerontang berasap
Menunggu tetes demi tetes mengalir
Mengguyur pori-pori
Yang rumput tidak lagi mengakar

Hari itu makin suram dalam kelam
Semua karena awan menahan hujan
Jalan-jalan aspal ikut menguap 

Dahaga menunggu siraman sejuk
Namun awan msih menahan santing

Umpatan ke awan menjadi-jadi
Langit biru mendapat imbas hitam
Terselubung awan bergerak perlahan

Hei awan! Lekaslah menangis
Tumpahkan kesedihanmu buat mereka
Mereka memohon air matamu
Untuk apa kau tahan
Kalau itu membuatmu suram dari putih bersih

Hei langit! Aku tidak menahan tangis
Air mataku jatuh kedalam melihat dunia
Setetes kesedihan ku tumpahkan
Berharap ku tumpahkan menderu-deru
Setelah ku tumpahkan berhari-hari
Mereka mengutukku karena kesalahan mereka
Mereka tidak pernah lagi bersyukur
Mereka hanya ingin mendapat dengan segera
Apa yang diharap hari itu terwujud
Itulah yang membuat mereka lupa tentang peringatan

(pekanbaru, 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar