"Sobat MuhyuJasri yang baik hati,,, TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI...TULISKAN KOMENTAR SOBAT sebagai bukti telah berkunjung ke blog ini, mohon maaf atas segala kekurangan, mudah-mudahan bermanfaat dan dapat sobat2ku mengambil hikmah didalamnya......"... ^_^

Kamis, 10 Januari 2013

Satu Antara Sejuta Bintang


Oleh  : Muhammad Yusrizal

Diantara sejuta bintang
Kau tetap memancarkan terang dalam mendungnya malam
Kau selalu berpijar ketika bulan enggan menampakkan wajahnya
Kau terus saja bersinar walau malam sedang memperlihatkan dukanya
Kau akan slalu berkedip walau manusia tidak pernah memandanginya
Kau tidak pernah bosan mengirimkan pesan sekalipun tiada jawabannya
Tiada pernah kau berduka meratapi keadaan
Ketika  kau berada jauh sendirian di kegelapan
Tiada pernah kau mengeluh kepada Tuhan
Sekalipun di muka bumi penuh dengan pasangan
Tiada pernah kau berhenti

Dunia Kita Dalam Negaraku


Oleh  : Muhammad Yusrizal

Dunia kita  sedang bergejolak
Memberikan warna ketakutan bagi insan lemah
Mengukir luka yang mendalam bagi anak-anak bayi yang menangis
Penindasan dan kekerasan seakan bersaing
Siapa yang terkuat akan di segani
Siapa yang lemah akan di duduki
Negaraku  mulai berjuang
Berjuang membela harkat dan martabat bangsa
Berjuang menengadahkan kepala
Mengepalkan tangan dangan mengangkat

Hidup Dalam Bayang-Bayang Politik


Oleh  : Muhammad Yusrizal

Kehidupan adalah sebuah aturan
Membayangi manusia dalam setiap langkah
Mengatur tata cara dalam setiap kegiatan
Memberi hukuman dalam setiap kesalahan
Kehidupan juga merupakan cinta
Menyayangi manusia ketika sedang butuh belaian
Membantu tanpa pamrih ketika membutuhkan pertolongan
Menghapus air mata ketika kesedihan melanda
Kehidupan ibarat roda dalam sebuah kenderaan
Akan tetap diam ditempat jika ia tidak berusaha berjalan
Akan tetap dia terinjak dibawah jika ia

Ibarat Pelita Buluh

Oleh  : Muhammad Yusrizal 

Begitu singkat
Begitu dekat
Terkadang membuat lupa
Terkadang meratap duka
Mungkin sebentar lagi atau sampai tengah malam ini
Akankah tinggal satu hari, 1 bulan, 1 tahun atau 50 tahun
Mata masih mampu menyala
Menyala melihat terangnnya matahari
Tangan dan kaki masih sanggup bergerak
Bergerak walau hanya mengepalkan jari
Mulut masih mungkin berucap
Berucap ditengah kesakitan diri

Hilang Tanpa Pesan


Oleh   : Muhammad Yusrizal

Sungguh tiada pernah terlintas
Menorehkan tinta dalam kertas yang kemudian di hapus
Melukis corak indah dalam kain yang kemudian di bakar
Memberi warna dalam gelas putih yang kemudian di pecahkan
Kenangan yang pernah di goreskan menjadi sirna
Hilang di terpa angin dan hawa panas
Janji yang pernah diikrarkan
Terbakar hangus menyisakan debu
Debu yang kemudian terbang tanpa sebutir yang tersisa
Semuanya hilang tanpa meninggalkan jejak

Ibuku sang Malaikatku


Oleh   : Muhammad Yusrizal 

Tiada satu pun yang mampu menyangka
Tiada seorang pun yang mampu menduga
Kapan ku memulai melihat dunia
Kapan ku memulai petualangan dialam fana
Tangis dan sedih
Tertawa dan bahagia
Akan menghiasi hari-hari nanti
Ketika ku mulai mendapat kesempatan dari sang ilahi
Melihat indahnya bulan dan matahari
Menghadapi kerasnya hidup di bumi

Kandas Dalam Perbedaan Arah


Oleh   : Muhammad yusrizal

Baris-baris kisah yang penah kita goreskan
Liku-liku cinta yang pernah kita telusuri
Hari-hari berdua yang pernah kita lalui
Bahagiaku dalam senyumanmu
Kesedihanku dalam tangismu
Kerinduanku dalam perhatianmu
Terkadang ku menggoreskan luka
Mengukir kepedihan dalam hati dan perasaan
Hingga air matamu mengalir
Demi sebuah nama
Untuk sebuah kisah yang di perjuangkan
Dalam kasih sayang yang kau persembahkan